This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label info games. Show all posts
Showing posts with label info games. Show all posts

Tuesday, September 11, 2012

Sony tutup studio pencipta seri Wipeout

Sony memutuskan menutup salah satu studio game tertua di Inggris, Sony Liverpool. Keputusan ini diambil setelah serangkaian penilaian oleh Sony terhadap keberadaan unit usaha tersebut. Sony Liverpool dikenal sebagai developer Wipeout series.

Sony Liverpool berdiri sejak 1984, saat itu masih bernama Psygnosis. Pada tahun 1994, Sony membeli Psygnosis dan mengubah namanya menjadi Sony Liverpool. Saat ini Sony Liverpool mempekerjakan sekitar 100 pegawai.

Beberapa game yang pernah digarap oleh Psygnosis antara lain Lemmings pada konsol Atari ST, Shadow of the Beast pada konsol Commodore Amiga. Sejak berganti nama menjadi Sony Liverpool, seri game Wipeout merupakan salah satu game produksinya yang paling dikenal.

Sony memutuskan mengalihkan konsentrasi ke unit usaha yang lain. Hal ini dikarenakan kondisi keuangan Sony yang terus menurun. Pengalihan konsentrasi pada unit usaha lain akan meringankan kinerja Sony sendiri.

Penutupan studio Liverpool sendiri menambah daftar negatif dalam dunia developer game. Popcap, developer game Plant vs Zombie, memutuskan memberhentikan 50 karyawannya di studio Seattle setelah proses akuisisi dari Electronic Arts. Popcap kemungkinan juga akan menutup studionya di Dublin yang mempekerjakan 100 orang. Developer asal Norwegia, Funcom, juga memutuskan pemberhentian karyawan untuk sementara waktu.

Komentar dan Saran : Pembajakan, ini kan keyword no 1 di indonesia. mau beli soft asli juga mahal. repots 

Sumber : LINK

Industri game dunia dihantui kehancuran (Benarkah?)

Industri game terus menerus diterpa kabar yang kurang mengenakkan akhir-akhir ini. Setelah beberapa studio game besar menyatakan tutup (baca dibawah, berita terkait), turunnya penjualan software dan console game di Amerika Serikat serta penurunan jumlah gamer di Amerika Serikat menjadi beberapa kabar yang kurang bahagia bagi industri game.

Beberapa faktor menjadi latar belakang perlambatan industri game. 

Faktor pertama adalah melemahnya ekonomi global, khususnya disebabkan oleh krisis moneter di Eropa. Kondisi ekonomi yang sulit ini menjadikan konsumsi game di dunia menurun dari waktu ke waktu. Masyarakat lebih memilih membelanjakan uangnya untuk kebutuhan primer dibandingkan membeli console atau software game.

Faktor kedua adalah peristiwa gempa besar disertai tsunami di Jepang tahun lalu. Gempa tersebut menyebabkan krisis ekonomi yang semakin parah di Jepang. Banyak perusahaan di Jepang yang mengalami krisis saat ini (di antaranya adalah Sony dan Sharp), salah satunya disebabkan menurunnya tingkat konsumsi masyarakat Jepang.

Kedua faktor di atas menjadi penyebab menurunnya konsumsi game. Hal ini karena pasar terbesar game ada di Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Karena ketiga wilayah tersebut mengalami krisis masing masing maka tak pelak kondisi tersebut turut mempengaruhi industri game.

Faktor ketiga yang tak kalah pentingnya adalah maraknya pembajakan software game. Ketika tiga wilayah di atas mengalami penurunan penjualan game harapan industri game sebenarnya ada pada China, India dan Indonesia yang memiliki jumlah penduduk besar. Namun sayangnya konsumen di negara tersebut lebih memilih menggunakan software bajakan dibandingkan membeli software asli. Mahalnya harga software dirasakan menjadi sebab gamer di tiga negara tersebut memilih versi bajakan. Hal itu tampak pada peringkat pembajakan di Indonesia pada per April 2012 mendapat peringkat ke sebelas berdasarkan data IDC, sebuah firma penelitian.

Faktor terakhir adalah beralihnya konsumen game dari perangkat console dan PC menuju perangkat mobile. Tak dipungkiri popularitas smartphone dan tablet mempengaruhi penurunan industri game inti (console gaming dan PC gaming) menjadi terhambat. Harga software yang relatif lebih murah dan faktor kepraktisan yang mobile game tawarkan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen game.

Faktor di atas jika tak segera ditemukan solusinya akan mengancam keberlangsungan industri game di dunia. Kehancuran berbagai perusahaan yang berkepentingan dalam industri game menjadi tak terhindarkan bila terus dilanda penurunan penjualan.

Lalu apa yang harus gamer Indonesia lakukan untuk turut serta mencegah terjadinya kehancuran industri game? Nampaknya Anda harus mulai belajar menggunakan software asli ketika bermain game. Karena gamer sendirilah yang dirugikan dengan turunnya industri game karena hancurnya industri game sama dengan turunnya output game baru.

Wednesday, August 1, 2012

Berkat Facebook, "Battlefield 3" Raup Rp 114 Miliar

KOMPAS.com – Besarnya pengaruh media jejaring sosial Facebook terhadap kesuksesan sebuah game diakui oleh Electronic Arts, kreator game perang modern populer Battlefield 3. 

Menurut perusahaan game tersebut, beriklan di Facebook mampu mengembalikan investasi iklan game mereka sebesar 440 persen!


Fakta terbaru mengenai kesuksesan game perang ini diungkapkan COO Facebook Sheryl K. Sandberg. 

Sunday, January 2, 2011

Alienware pas untuk gamers....!!!

Alienware M17x merupakan notebook besutan Dell yang memang dirancang untuk memenuhi hasrat para gamer. Karena untuk bermain game, jadi tidak heran jika spesifikasi yang diberikan tergolong 'perkasa'.

Dimotori oleh Intel Extreme Quad Core Q9000, M17x juga dilengkapi dengan Memory DDR3 4GB, kartu grafis Geforce GTX 260M dan sistem operasi Windows 7 Home Premium versi 64bit. Selain itu, kapasitas hardisk 1 TeraByte (TB) pada notebook ini juga dimaksimalkan dengan modus RAID 0.

Dilihat dari spesifikasi yang ditawarkan, Alienware M17x yang diterima sedikit berbeda dengan konfigurasi dari negeri asalnya. Perbedaan mencolok terdapat pada kartu grafis yang digunakan (GTX 260M). Versi lain notebook ini menggunakan Geforce GTX 280M dengan Scalable Link Interface (SLI).

Tampilan yang Menawan





Sebagai notebook kelas kakap, Alienware M17x memiliki penampilan yang sangat menarik. Mulai dari desain tampilan hingga bahan casing yang digunakan.

Desain keyboard yang digunakan, misalnya, tampak cukup lega untuk gamer dengan jari besar. Adanya keypad numerik juga membuat penggunaan notebook ini serasa memakai komputer desktop.

Ventilasi M17x juga tertata dengan rapih. Panas yang ditimbulkan akan menyembur keluar secara sempurna pada bagian belakang dan sampingnya. Alhasil, notebook akan tetap terasa adem meski dimainkan secara nonstop.

Satu fitur yang cukup unik adalah pengaturan warna-warna lampu indikator yang ada di notebook. Semua lampu, mulai dari penerang tombol fungsi, touchpad hingga logo Alienware bisa diubah warnanya sesuai selera pengguna.

Kemudian, M17x memiliki dua speaker di bagian depan. Walhasil, suaranya pun terdengar sangat lantang dan jernih. Bahkan ini merupakan notebook dengan suara paling keras yang pernah dijajal .

Alienware M17x menggunakan casing yang terbuat dari bahan aluminium, sehingga keseluruhan 'body' pada notebook ini tampak kokoh nan kuat. Namun jangan salah, hal tersebut juga berimbas pada bobot notebook ini yang terbilang sangat berat.

Meski Hebat Namun Belum Cukup

Kualitas gambar yang disajikan pun tak kalah hebat. Dengan bentang layar 17 inchi, notebook ini mampu menampilkan gambar hingga resolusi 1900 X 1200 pixel, sehingga gambar akan tampil dengan cemerlang.

Namun, ada yang sedikit mengecewakan pada layar yang digunakan. Penggunaan pada ruang yang terang, dengan posisi sumber cahaya di belakang pengguna, akan sangat mengesalkan. Ini karena pantulan sinar terlihat jelas di layar, terkadang bagaikan melihat permukaan sebuah cermin.

Untuk ukuran sebuah notebook, Alienware M17x mempunyai Performa yang sangat hebat. Entah itu ketika digunakan untuk melakukan olah gambar ataupun memainkan game kelas berat.

Untuk membuktikan ketangguhannya, coba mainkan game Resident Evil 5 pada notebook ini. Ketika dijajal pada resolusi 1280 X 720 dengan detail tinggi, notebook ini berhasil melewatinya dengan mulus.

Namun lain halnya ketika dimainkan pada resolusi yang lebih tinggi. Gejala turunnya Frame per Second (FPS) mulai terlihat pada resolusi 1900 X 1200. Meski tidak terjadi penurunan yang signifikan, namun hal tersebut sangatlah mengganggu, terlebih lagi jika terjadi waktu adegan yang seru.

Ini Notebook atau PC?

Kalimat yang terlontar ketika pengguna awam melihat notebook ini mungkin adalah "Ini Notebook atau PC?". Cukup beralasan, mengingat tidak hanya berperforma tinggi melainkan juga memiliki ukuran yang terbilang bongsor.

Alienware M17x juga tidak memiliki nilai mobilitas layaknya notebook pada umumnya. Selain dari ukuran dan bobotnya, perangkat ini praktis tak bisa digunakan untuk bermain game apabila hanya mengandalkan baterai.

Meski berkasitas cukup besar --9 cell-- namun baterai itu belum mencukupi untuk menunjang pasokan daya kartu grafis GTX 260M. Alhasil, ketika sedang menggunakan baterai, notebook ini akan secara otomatis beralih pada kartu grafis onboard yaitu Geforce 9400.

Seperti apa bedanya? Hasil uji benchmark dengan 3DMark 2006 menunjukkan kisaran skor 3.000 pada saat mengunakan baterai. Namun saat dicolokkan ke sumber listrik, angkanya melambung tinggi hingga kisaran skor 10.000.

Dengan kata lain, jika ingin bermain dengan nyaman, jangan melepaskan charger dari lubang adapter yang disediakan. Tambah merepotkan memang, terlebih adapter Alienware M17x juga memiliki ukuran yang sangat besar dan berat.

Alienware M17x merupakan debut pertama Dell di kacah indusri laptop gaming di Indonesia. Meski harga yang dibandrol tinggi, yakni berkisar USD 3299, notebook ini tidak akan luput dari perhatian para penggemar setia Alienware.

Kelebihan:
+ Performa Baik
+ Kualitas bahan yang kokoh
+ Desain menarik

Kekurangan:
- Layar memantulkan cahaya
- Mobilitas terganggu adaptor
- Berat
- Harganya gak nahan cuy,....!!!!!!!!!!!!!!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...